Saturday, 28 January 2012

10 Fakta Tentang Mimpi


Mimpi adalah komunikasi antara tubuh, pikiran dan jiwa kita. Tau gak sebenernya sepanjang waktu kita bermimpi meski saat kita lagi bangun, cuma proses itu berlangsung di alam bawah sadar kita. Berikut ini beberapa fakta menarik mengenai mimpi :

Orang Buta Juga Bermimpi

Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat “gambar - gambar” tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi “keinginan” tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

Kamu Akan Lupa 90% Dari Mimpimu

Sekitar 5 menit setelah kamu terbangun kamu akan segera melupakan 50% dari mimpimu, 10 menit kemudian 90% “jalan cerita” mimpimu akan terlupakan.
Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba - tiba ada orang yang datang kerumahnya. Setelah urusan dengan orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tdk berhasil mengingat lagi mimpinya. Puisinya itu tidak pernah selesai. Puisi yang tidak pernah terselesaikan itu berjudul “Kubla Khan” dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris. Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley’s Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.

Semua Orang Bermimpi

Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi laki - laki dan perempuan mimpinya beda dan beda pula reaksi fisiknya. Cowo cenderung bermimpi tentang cowo lain sedangkan cewe mimpinya cenderung berimbang mimpiin soal cowo atau cewe lain.

Mimpi Mencegah Gangguan Emosi.

Pada penelitian mengenai tidur baru - baru ini, percobaan pada orang yang dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda - tanda gangguan emosi lainnya. Jadi sobat jangan sering - sering begadang blogging sampai malem subuh bisa sakit jiwa nanti.

Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita

Disebut “Dream Incorporation” dan sobat pasti udah pernah mengalami ini. Pernah mimpi gini, kita rasanya haus banget terus kita minum sebotol air tapi bentar kemudian rasanya udah haus lagi… minum lagi… haus lagi begitu terus berulang dan akhirnya saat kita bangun kita baru sadar kalo kita emang lagi kehausan. 

Saat Bermimpi Tubuhmu Akan Lumpuh

Hal ini terjadi untuk mencegah supaya tubuh kita gak bergerak-gerak mengikuti “alur cerita” mimpi kita. Banyangin aja kalo kamu mimpi dikejar massa, kalo kaki kamu gk lumpuh, bisa - bisa kamu lari ke luar rumah dan dikirain maling beneran sama satpam :P. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yg membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan lama - lama lumpuh.

Kita Hanya Memimpikan Apa Yang Kita Ketahui

Seringkali kita bermimpi berada di tempat yang asing dan ketemu dengan orang-orang yang nggak kita kenal. Tapi sebenernya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenernya semua itu itu udah pernah kita liat cuma kita sendiri gak mampu untuk mengingatnya lagi. Mungkin kamu pernah mimpi dikejar-kejar orang asing pakai golok yg mau bunuh kita tapi mungkin aja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah temen bokap kamu yang ketemu di mall waktu kamu masih umur 5 tahun ! Sepanjang hidup kita udah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya kalo memori otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak nggak akan pernah kehabisan “aktor dan setting” yg akan direplay dalam mimpi kita! (emangnya mau buat sinetron ya :P)

Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat

Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenernya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita itu kreatif banget saat kita tidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita ( padahal semua sumbernya ya dari semua yang udah pernah kita alami sebelumnya). Bagaikan puisi mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi

Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna.

Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color (kaya TV aja ya :P).

Kita juga cenderung mengalami mimpi dengan “tema” yg sama, yaitu:
  • Mimpi di sekolah,
  • Mimpi dikejar-kejar (ceritanya jadi maling )
  • Mimpi lari dalam gerak lambat ato lari tapi gak maju - naju ( padahal ada kereta api mau lewat ) 
  • Mimpi datang telat (biasanya kalo musim ujian nih, hehe....)
  • Mimpi bisa terbang (padahal terbangnya pake helikopter)
  • Mimpi jatuh, mimpi gigi copot, mimpi gagal lulus ujian, mimpi kecelakaan, dan
  • Mimpi ketemu orang yg udah mati
Tambahan Info Lagi:
  • Saat kamu ngorok kamu tidak sedang bermimpi (makanya jangan ngorok dong :P)
  • Kalo kamu terbangun pada saat fase tidur mencapai tahap REM (Randon Eye Movement), seringkali mimpi kita akan terasa lebih nyata daripada kalo kita bangun setelah tidur pulas semalaman.
  • Bayi tidak bermimpi mengenai dirinya sampai sekitar umur 3 tahun. Tapi sejak umur 3 sampai 8 tahun mereka akan mendapatkan mimpi buruk yang jauh lebih sering daripada orang dewasa. Itu jadi jawaban dari kenapa anak kecil sering menangis sesaat setelah terbangun dari tidurnya (dikasih nonton film setan terus sih :D)

Semoga Bermanfaat :)

Sumber : terselubung

0 comments: